Secara mudahnya survey Hidrografi merupakan kegiatan pengambilan data baik primer maupun sekunder yang dilakukan di bawah air. Istilah lainnya kegiatan seperti ini juga dikenal dengan Hydrographic Surveying.

Memangnya apa tujuan utama melakukan survey seperti ini? Pada umumnya survey ini ditujukan untuk mencari data kedalaman laut maupun sungai. Selain itu ada juga yang ditujukan untuk mengetahui kondisi permukaan laut dan sungai. Atau bisa juga untuk mengetahui topografi sebuah perairan.

Melihat tujuan utama dari survey, tentunya kegiatan ini tidak bisa dilakukan oleh orang sembarangan. Artinya butuh keahlian khusus untuk melakukannya. Oleh sebab itu keberadaan konsultan Jasa Survey Hidrografi menjadi sangat penting. Pasalnya hasil survey yang akan diperoleh pun akan lebih akurat pastinya.

Jenis Hydrographic Surveying

Pixabay.com

Jika berbicara terkait dengan jenis dari Hydrographic Surveying, bisa dibedakan menjadi dua. Pertama adalah Hydrographic Surveying berdasarkan wilayahnya. Sementara itu yang kedua adalah Hydrographic Surveying berdasarkan jenis pekerjaannya.

  1. Hydrographic Surveying berdasarkan Wilayahnya

Secara mudahnya, kegiatan survey ini dilihat berdasarkan wilayah yang akan disurvey. Baik itu apakah itu lautan ataupun sungai. Jenis survey berdasarkan wilayahnya ini pun dibagi lagi ke dalam beberapa jenis. Artinya tergantung kebutuhan dari survey itu sendiri.

Misalnya saja survey yang dilakukan di laut. Umumnya ada tiga jenis survey yang dilakukan. Pertama adalah survey tepi pantai. Kedua adalah survei perairan pantai. Dan yang ketiga adalah survei lepas pantai.

  1. Hydrographic Surveying berdasarkan Jenis Pekerjaannya

Jika dilihat dari jenis pekerjaanya, survei Hidrografi bisa dibedakan ke dalam beberapa jenis lagi. Misalnya saja seperti Single Beam & Multibeam Survey. Lalu Analisa Pasang Surut. Kemudian ada Inspeksi dan Pengukuran Sub Bottom Profile. Lau ada lagi Pengukuran Arus. Dan yang terakhir adalah Side Scan Sonnar.

Kegunaan dari Hydrographic Surveying

Pixabay.com

Di atas tadi sudah dijelaskan dengan sanga jelas terkait dengan Hydrographic Surveying. Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah apa kegunaan dari survei yang satu ini?

  1. Mengumpulkan Data Melalui Survei yang Sistematis

Di dalam kegiatan survei ini pastinya akan melalui sebuah survei yang sistematis. Baik itu saat dilakukan di laut, sepanjang pantai, maupun sungai. Yang mana survey yang dilakukan ini akan menghasilkan sebuah data georeferensi yang berkaitan dengan kedalaman perairan pada wilayah yang disurvei.

Misalnya saja Hydrographic Surveying dilakukan di laut. Atau lebih spesifiknya survey yang dilakukan adalah untuk mengetahui wilayah yang memiliki potensi bahaya. Umumnya survey tersebut dimaksudkan untuk mempertimbangkan draft kapal yang aman, rencana kelas kapal, atau berbagai kegiatan yang ada hubungannya dengan keselamatan di laut.

Pasalnya selain untuk mengukur kedalaman laut, survey seperti ini juga bisa digunakan untuk mencari tahu sifat dasar laut, kekuatan arus, kekuatan gelombang, pasang surut air, dan masih banyak lagi yang lainnya.

  1. Memproses Informasi

Kegunaan kedua dari Hydrographic Surveying adalah untuk memproses informasi. Maksudnya adalah untuk memproses semua informasi yang sudah didapat dan dikumpulkan. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah database yang terorganisir.

Dengan adanya database yang terorganisir seperti ini, ada cukup banyak kegunaannya. Mulai dari untuk mendukung produksi grafik bahari, peta tamatik, dan jenis-jenis dokumentasi penting lainnya.

Misalnya saja seperti untuk navigasi maritim, pengelolaan daerah pesisir, pelestarian lingkungan maritim, pertahanan sipil, pertahanan angkatan laut, dan masih banyak hal penting lagi lainnya.

Alat untuk Hydrographic Surveying

Untuk mendapatkan data seakurat mungkin, alat yang digunakan pun haruslah yang terbaik. Paling tidak ada tiga alat penting yang digunakan saat Hydrographic Surveying, diantaranya seperti:

  1. Sidescan Sonar

Cara kerja dari alat ini adalah mencari gambaran permukaan dasar perairan dengan memanfaatkan gelombang bunyi.

  1. Sub-Bottom Profiling

Kegunaan utama dari alat ini adalah untuk mengidentifikasi serta mengukur variasi dari berbagai lapisan sedimen yang berada di bawah permukaan air.

  1. Multi Beam Echosounder

Kegunaan dari alat ini adalah untuk menentukan kedalaman air. Cara kerjanya adalah dengan menggunakan cakupan area dasar yang luas.

Itulah ulasan singkat terkait dengan Hydrographic Surveying. Sebuah survey yang hanya bisa dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki keahlian khusus saja. Itulah kenapa keberadaan konsultan Jasa Survey Hidrografi menjadi sangat penting.

Kenapa? Jangan sampai karena salah pilih penyedia jasa survey, data yang dihasilkan menjadi kurang kredibel. Tentunya ini akan berakibat sangat buruk. Oleh sebab itu sangat penting untuk meminta bantuan hanya ke penyedia jasa Hidrografi terbaik.

Jasa Survey Hidrografi dengan Teknologi Gematika Terbaru
Scroll to top